Mencermati perkembangan dan situasi nasional yang sering terjadi akhir-akhir ini, terutama masalah keamanan dan stabilitas nasional, maraknya kejadian perkelahian antar kelompok masyarakat, konflik serta terjadi pengrusakan fasilitas umum. tentunya membawa dampak buruk terhadap jalannya roda pemerintahan serta stabilitas nasional. apabila hal tersebut tidak diatasi secara cepat dan tepat hal serupa akan meluas keseluruh wilayah indonesia.

      Hal tersebut disampaikan Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Amarullah, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI MB. Manurung, pada pelaksanaan Upacara Gabungan 17-san gabungan Insub Lanud Sulaiman, yang laksanakan di lapangan Merah Markas Komando Korpaskhas, Lanud Sulaiman, Bandung. Senin (18/03).

      Mengantisipasi meluasnya konflik tersebut, selaku Prajurit Angkatan Udara harus memiliki kepekaan dan daya analisis yang tinggi terhadap dinamika yang berkembang dilingkungan masing-masing, yang kemudian dapat merumuskan konsep yang aplikatif guna mengambil tindakan tepat dan cepat dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak kita harapkan bersama. Tambah Dankorpaskhas.

      Dankorpaskhas mengharapkan, menghadapi tugas ke depan, satuan jajaran dituntut selalu memantapkan kesiapan satuan dengan mengedepankan latihan karena latihan merupakan prioritas utama bagi prajurit guna kesiapan satuan dalam menghadapi tugas. Latihan bertujuan untuk mengasah dan mempertajam kemampuan serta naluri tempur prajurit.

      Dankorpaskhas, mengajak seluruh prajurit untuk memberikan segenap kemampuan, daya dan upaya untuk berbuat yang terbaik bagi kemajuan organisasi maupun satuan jajaran. ingat, jabatan yang dipercayakan saat ini merupakan amanah, tanggungjawab serta harga diri yang harus terus dipertahankan. laksanakan tugas yang dipercayakan dengan tulus ihklas, jangan sia-siakan kesempatan dan kepercayaan yang dibebankan hanya karena untuk kepentingan diri pribadi sesaat, yang akan merugikan organisasi yang lebih besar.

      Dankorpaskhas, menekankan kepada para komandan satuan insub lanud sulaiman agar senantiasa memonitor dan melakukan pengawasan melekat kepada seluruh anggotanya dan memberikan santiaji tentang pentingnya soliditas sesama anggota angkatan udara, dampak negatif kebanggaan korps yang berlebihan serta upaya pengendalian emosi diri dari setiap permasalahan yang dihadapi.

      Hal ini saya pandang sangat penting mengingat sikap dan tingkah laku anggota tidak terlepas dari tanggung jawab seorang komandan satuan dalam memimpin dan mengendalikan keberadaan anggotanya. komandan satuan harus mampu membaca situasi dan gelagat yang akan terjadi dalam satuannya, sehingga anggota tidak bertindak sendiri-sendiri dalam penyelesaian suatu masalah. Tambah Dankorpaskhas.

      Dankorpaskhas, mengharapkan tidak hanya di intern Lanud Sulaiman saja, melainkan juga dengan anggota tni dan polri serta masyarakat sekitar. dengan sikap soliditas intern angkatan udara serta soliditas sesama anggota TNI, Polri dan masyarakat, maka akan tercipta hubungan yang harmonis sehingga saling bahu membahu dalam melaksanakan tugas.

      Sebagai prajurit Angkatan Udara, prajurit dituntut memiliki wawasan luas, pemikiran dewasa dan mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak berbuat negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. dalam kehidupan bermasyarakat, hindari minuman keras maupun narkoba yang merupakan pemicu perbuatan negatif yang menjurus pada indisipliner sebagai seorang prajurit TNI.

      Dalam menghadapi kegiatan kedepan, khususnya dalam memeriahkan hari ulang tahun Angkatan Udara ke-67 yang akan dilaksanakan pada bulan April 2013, keterlibatan para prajurit cukup besar baik yang akan diselenggarakan di Jakarta maupun yang akan di laksanakan khususnya wilayah Bakorda Bandung, saya minta mulai dari sekarang harus segera mempersiapkan diri untuk mengambil perannya masing-masing. rencanakan kegiatan secara matang sehingga akan mendapatkan hasil yang optimal.