Bandung (14/4). Melalui alih tugas serah terima jabatan Komandan Korps Pasukan Khas, wewenang dan tanggung jawab jabatan seperti ini, diharapkan akan lebih memacu semangat dan kreativitas satuan ini, untuk dapat menghasilkan karya-karya pengabdian yang terbaik dan melahirkan ide serta pemikiran baru yang lebih segar untuk kemajuan organisasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna dalam sambutannya pada saat upacara serah terima jabatan Komandan Korpaskhas dari Marsekal Muda TNI M.B. Manurung kepada Marsekal Pertama TNI Drs. Adrian Wattimena, MBA., yang berlangsung di Lapangan Merah Mako Korpaskhas, Lanud sulaiman, Margahayu , Bandung, Selasa (14/04).

Kasau Menjelaskan, dalam kita mencermati kecenderungan perkembangan lingkungan strategis, yang terus bergerak secara dinamis dan penuh ketidakpastian, kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga diperlukan kepekaan dan daya antisipasi yang lebih baik dari kita semua, agar dampak negatifnya tidak merugikan kepentingan nasional.

Yang perlu kita ketahui bersama semangat pembaruan yang terus bergulir dalam masyarakat kita, antara lain menuntut ditegakkannya kebebasan, perlakuan yang adil terhadap warga negara dan persamaan kedudukan di depan hukum, termasuk perekonomian dan keamanan nasional yang masih menyisakan berbagai persoalan dan belum sepenuhnya dapat diatasi, sehingga menambah dimensi tantangan yang kita hadapi menjadi semakin kompleks. Demikian harapan Kasau.

Menghadapi dinamika tugas yang cenderung semakin tinggi dan penuh tantangan tersebut, menuntut cara berpikir kita yang lebih visioner dan penuh inovasi, sikap proaktif, serta langkah-langkah tindakan yang tegas, terukur dan bijaksana sesuai dengan rambu-rambu peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tegas Kasau.

Kasau menekankan, satuan Korpaskhas dituntut memiliki kualitas satuannya dengan lebih baik, melalui peningkatan profesionalisme keprajuritan yang tinggi, khususnya sebagai pasukan matra udara yang selalu siap operasional, baik dalam bidang perebutan sasaran, pertahanan, operasi khusus termasuk kemampuan penggunaan wahana udara yang diimplementasikan dalam tehnik dan taktik Dalpur, Dallan serta Sarpur.

Ingat penyelesaian tugas hingga paripurna menjadi tuntutan utama serta harus dicegah terjadinya kelengahan dan kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas satuan dibawah jajaran Korpaskhas. Kelengahan berarti kegagalan dan kegagalan tugas Korpaskhas akan langsung membawa dampak negatif bagi Angkatan Udara, TNI, bangsa dan negara. Tambahnya.

Kasau juga menghimbau kepada prajurit paskhas,  disamping profesionalitas keprajuritan yang harus terus dibangun dan dikembangkan, sebagai insan sosial, seluruh prajurit Korpaskhas harus senantiasa berinteraksi dengan masyarakat dan melestarikan kebudayaan setempat, dimanapun kalian berada dan bertugas dengan berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI.

Dalam menyambut kehadiran Komandan dan pemimpin baru. Lakukanlah upaya-upaya inovatif dan kreatif untuk pembaharuan dan perubahan yang dapat mengantarkan Korpaskhas ini untuk menjadi lebih baik, lebih berkualitas dan lebih berprestasi. Jangan pernah menyerah dengan berbagai keterbatasan yang dihadapi, tetapi senantiasa hadir dengan militansi yang tinggi. Tuturnya.

Kepada Marsekal Muda TNI Manimbul Manurung, selaku Kepala Staf Angkatan Udara, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian serta kerja kerasnya selama memangku jabatan sebagai Komandan Korps Pasukan Khas.

Selanjutnya kepada Marsekal Pertama TNI Drs. Adrian Wattimena, MBA., saya sampaikan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI untuk memimpin Korpaskhas ini. Satu hal yang harus diingat dan disadari bahwa pangkat dan jabatan yang Marsekal peroleh adalah amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebagai amanah, maka apa yang Marsekal lakukan dan yang tidak dilakukan berkaitan dengan pangkat dan jabatan tersebut, kelak akan diminta pertanggungjawabannya oleh Sang Khalik.

Marsekal Pertama TNI Drs. Adrian Wattimena merupakan alumnus Akabri Udara 1983 dimana sebelumnya menjabat sebagai Direktur Rendalgiat Ops Deputi V Bin sedangkan Marsda TNI M.B. Manurung akan menjabat sebagai Pati Sahli Kasau.

Hadir pada kesempatan tersebut para Pejabat TNI, Polri, Pemda Provinsi Jawa Barat, mantan Dankorpaskhas, para Purnawirawan dan Warga Kehormatan Korpaskhas.