Medan (02/12). Dengan semakin meningkatnya Pandemi Covid-19 di Indonesia yang sangat mengkhawatirkan, guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 secara dini, Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E. memerintahkan agar seluruh personel Markas Wing III Paskhas beserta keluarga untuk dilakukan rappid test massal. Rabu (2/12).


Menindaklanjuti perintah dari Danwing III Paskhas, Satkes Wing III Paskhas yang dipimpin oleh Dansatkes Wing III Paskhas Mayor Kes Asih Triyanto, A. Mf melakukan rappid test kepada seluruh personel Mawing III Paskhas beserta keluarga yang dilaksanakan di depan Kompi Markas Mawing III Paskhas, Rabu (02/12/2020).

Komandan Wing III Paskhas melalui Dansatkes mengatakab, bahwa rappid test massal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 baik di lingkungan Markas Wing III Paskhas maupun di lingkungan tempat tinggal prajurit.


Menurutnya, kegiatan ini dilakukan sebagai pemeriksaan awal, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Covid-19. Untuk itu, seluruh personel Mawing III Paskhas dan keluarga dilakukan rappid test tanpa terkecuali mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS. Selain menerapkan protokol kesehatan, Satkes Wing III Paskhas juga membagikan vitamin yang wajib dikonsumsi setiap hari guna menjaga imun tubuh agar tetap sehat sehingga daya tahan tubuh dapat kuat dalam menangkal ancaman dari berbagai macam penyakit khususnya Virus Covid-19.

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk memutus mata rantai sekaligus mendeteksi seluruh prajurit dan keluarga yang terpapar Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala (OTG). Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali, hal itu mengingat bahwa masa inkubasi virus berlangsung selama 14 hari”,ucap Dansatkes.


Dansatkes menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian pimpinan terhadap prajurit guna menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyebaran Covid-19 sejak dini. Selain itu, upaya ini sebagai langkah antisipasi karena TNI sebagai garda terdepan dan sebagai contoh dlam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.