Bandung (11/8). Kursus Tembak Mahir Pistol ( Bakhir pistol ) yang baru saja ditutup bukan akhir dari proses belajar dan berlatih, akan tetapi, perlu di pelihara secara terus menerus melalui latihan dan drill maupun latihan di lapangan serta faktor-faktor yang yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil terbaik, bukan saja dihitung dari banyaknya peluru yang telah habis di gunakan, namun perlu adanya penguasaan diri dan penerapan tentang teknik teknik menembak, mulai dari ketenangan diri, konsentrasi, kendali emosional, dan menguasai tentang pengaturan penafasan, bidikan, tarikan picu, sikap tembak dan penentuan pisir pijera. Kursus ini merupakan momentum awal bagi mantan siswa dalam upaya meningkatkan kemampuan, keahlian dan keterampilan di satuan nantinya, sehingga predikat kalian sebagai seorang petembak mahir pistol baik tembak tepat maupun tembak tempur, akan selalu siap ditugaskan dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan apapun, baik dimedan penugasan maupun di ajang pertandingan menembak pistol tingkat Satuan, TNI Angkatan Udara, TNI, Nasional maupun Internasional. Hal tersebut disampaikan Komandan Pusdiklat Paskhas Kolonel Pas Anis Nurwahyudi dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Pusdiklat Paskhas Letkol Pas Dadang Hermawan. Upacara berlangsung dilapangan Pusdiklat Paskhas Lanud Sulaiman Margahayu Bandung. Jumat (8/11).

 Pada upacara tersebut ditandai dengan penanggalan tanda siswa, pemberian ijazah dan pemberian sertifikat siswa terbaik kepada Praka Nyoman Juliawan anggota Satuan Provost Mako Korpaskhas dari 25 personel yang dinyatakan lulus, kursus ini berlangsung selama dua bulan di Satuan Pendidikan Pertempuran Darat ( Satdik Purrat) yang dipimpin Komandan Satdik Purrat Letkol Pas Ronni Cahyo Setiawan. Setelah upacara selesai Wakil Komandan Pusdiklat Paskhas diikuti tamu undangan dan para perwira Pusdiklat Paskhas beserta para Instruktur memberikan ucapan selamat. Hadir pada upacara tersebut Para pejabat dan perwira Pusdiklat Paskhas.