Bandung (09/08). Kemampuan tentang taktik dan teknik pertempuran jarak dekat mutlak harus dimiliki oleh setiap prajurit Paskhas, karena kemapuan ini dalam situasi sebenarnya sangatlah dibutuhkan. Pertempuran jarak dekat merupakan pertempuran yang dilakukan dalam jarak dekat atau didalam ruangan, dilengkapi dengan peralatan khusus yang bersifat agresif, dadakan, surprise, selektif fire, kecepatan dan daya kejut yang sangat luar biasa.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Pusdiklat Paskhas Kolonel Pas Anis Nurwahyudi dalam sambutannya, yang di bacakan oleh Wadan Pusdiklat Paskhas Letkol Pas Dadang Hermawan pada upacara pembukaan kursus Pertempuran Jarak Dekat (PJD) di Lapangan Apel Pusdiklat Paskhas Lanud Sulaiman Margahayu Bandung. Jumat (09/08).

Tujuan dilaksanakannya kursus ini adalah untuk membekali prajurit Paskhas agar nantinya dapat bertugas sebagai prajurit yang profesional dalam menghadapi pertempuran jarak dekat baik dalam tugas pembebasan sandera, pertempuran dalam ruangan maupun pertempuran perkotaan. Kursus ini diikuti 20 personel Paskhas dari satuan jajaran Korpaskhas yang nantinya akan dididik di Satuan Pendidikan Khusus Pusdiklat Paskhas selama dua bulan. Dalam mengikuti kursus ini para siswa akan di ajarkan tentang ilmu pengetahuan dan keterampilan baik taktik dan teknik Pertempuran Jarak Dekat melalui latihan kering, basah maupun aplikasi yang sebenarnya. Saat ini Pusdiklat Paskhas sudah memiliki rumah ban yang merupakan fasilitas untuk latihan PJD.

Hadir pada upacara tersebut para pejabat perwira Pusdiklat Paskhas dan para instruktur.