Bandung,  Sasaran strategis latihan Trisula Perkasa terwujudnya konsep strategis tentang penangkalan dan penindakan terhadap setiap ancaman yang mengganggu kedaulatan negara. Sasaran secara operasional dapat terwujudnya kesiapan operasional Korpaskhas, baik kesiapan perorangan maupun kesiapan satuan dalam melaksanakan dan mengaplikasikan doktrin operasi.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Amarullah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI MB. Manurung, pada upacara Pembukaan Latihan Trisula Perkasa Korpaskhas tahun 2013, di Lapangan Merah Mako Korpaskhas, Lanud Sulaiman, Bandung. Senin (10/06).

Sasaran taktik, teknik terciptanya kemampuan baik perorangan maupun satuan,  mengaplikasikan taktik dan teknik serta prosedur dalam suatu operasi pertempuran yang sebenarnya. Sasaran psikologis terciptanya hubungan emosional, saling pengertian, semangat soliditas serta kebanggaan. Selain itu, latihan ini juga merupakan media dalam  menguji doktrin-doktrin yang berkaitan dengan doktrin operasi yang telah ada di Korpaskhas. Tambah Dankorpaskhas.

Dankorpaskhas menuturkan, latihan Trisula Perkasa sebagai latihan puncak Korpaskhas merupakan manivestasi dari hasil pembinaan yang dilakukan Korpaskhas dan juga merupakan wujud akuntabilitas publik dan pertanggung jawaban Korpaskhas di bidang pembinaan kepada TNI Angkatan Udara khususnya dan kepada bangsa dan rakyat Indonesia umumnya.

Kegiatan latihan yang diawali pelaksanaan Gladi Posko dan dilanjutkan Manuver Lapangan, merupakan program tahunan bidang operasi dan latihan Korpaskhas sehingga manivestasi sekaligus alat ukur dari pelaksanaan pembinaan dan latihan satuan jajaran Paskhas yang telah dilaksanakan. Tujuan dalam meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan operasi Korpaskhas dalam menghadapi serta mendukung tugas Angkatan Udara  dan tugas pokok TNI umumnya. Tambahnya.

Menurut Dankorpaskhas, dewasa ini terjadi perkembangan lingkungan strategis yang demikian cepat, baik pada lingkup global dan regional senantiasa bergerak sangat cepat serta diikuti oleh segala dampak negatifnya yang dapat mempengaruhi seluruh aspek kehidupan dalam berbangsa dan bernegara.

Apabila hal ini tidak diantisipasi dan direspon secara dini dan sungguh-sungguh, tidak menutup kemungkinan akan menjadi ancaman yang potensial dan faktual terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memperhatikan perkembangan lingkungan strategis tersebut, Korpaskhas senantiasa   tetap melakukan pembinaan dengan cara memelihara dan meningkatkan kesiapan operasional. Korpaskhas menempatkan latihan sebagai kebutuhan pokok bagi setiap prajuritnya. Tegasnya.

Dankorpaskhas menjelaskan, Kita ketahui bersama bahwa tugas Korpaskhas membina kekuatan dan kemampuan satuan Paskhas sebagai pasukan matra udara untuk siap operasional dalam melaksanakan perebutan sasaran dan pertahanan obyek strategis Angkatan Udara, Pertahanan Udara, Operasi Khusus dan Khas Matra Udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI.

Sangat tepat latihan dengan sandi Trisula Perkasa Korpaskhas 2013 dengan mengambil tema “Satgas Paskhas Melaksanakan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara di Wilayah Indonesia Timur dalam Rangka Mendukung Tugas Komando Udara Gabungan”. Tegasnya.

Pada akhir sambutannya Komandan Korpaskhas menekankan beberapa atensi dan harapan yang perlu menjadi perhatian para pelaku dan peserta latihan, agar dalam melaksanakan latihan penuh semangat disertai kesungguhan, disiplin yang tinggi serta penuh rasa tanggung jawab. Taati dan pahami seluruh aturan dan instruksi agar dapat melaksanakan seluruh ketentuan kegiatan latihan sesuai yang telah digariskan. Manfaatkan latihan ini sebagai kesempatan untuk merevisi dan menyempurnakan kembali doktrin-doktrin operasi yang disesuaikan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini. Perhatikan masalah keamanan dan keselamatan kerja, terutama yang menyangkut keamanan personel, material dan dokumen latihan. Jangan sampai merugikan masyarakat setempat. Karena kita akan melakukan kegiatan latihan secara berjenjang dan berkesinambungan, sehingga segala macam perbuatan yang dilakukan, akan berdampak pada penyelenggaraan latihan selanjutnya.

Berdayakan sumber daya yang tersedia secara maksimal, sehingga dapat mencapai tujuan dan sasaran latihan yang efektif dan efisien. Dokumentasikan seluruh kegiatan latihan ini sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk kegiatan latihan di masa yang akan datang dan yang terakhir laksanakan koordinasi yang sebaik-baiknya dengan semua pihak baik TNI, Polri, Instansi Sipil/Pemda serta masyarakat setempat sehingga pelaksanaan latihan terutama Manuver Lapangan dapat terselenggara dengan lancar, tertib dan aman.

Hadir pada upacara pembukaan latihan Trisula Perkasa Korpaskhas tahun 2013, Danlanud Sulaiman, Dan Depo 70 dan para Asisten Korpaskhas, Para Komandan Satuan Paskhas dan para Perwira, Bintara dan Tamtama Korpaskhas baik pelaku maupun pendukung latihan.