Bandung, kursus Penangkis Serangan Udara ini merupakan kegiatan dari siklus pembinaan personel melalui pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan prajurit Paskhas yang profesional.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Psk Rolland DG. Waha dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kadisops Wing III Paskhas Letkol Psk Sumarsono pada Upacara Pembukaan Pendidikan Kursus Penangkis Serangan Udara (PSU) angkatan ke-6 yang berlangsung di lapangan apel Satuan Pendidikan (Satdik) Matra Wing III Paskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung. Baru-baru ini.

Danwing III Paskhas menambahkan bahwa pendidikan yang akan para siswa ikuti memiliki resiko yang sangat tinggi, sehingga wajar kalau timbul kekhawatiran terjadinya incident maupun accident. Namun kekhawatiran ini dapat dihindari apabila para siswa memegang teguh disiplin dan selalu memperhatikan semua ketentuan yang telah ditetapkan oleh lembaga pendidikan oleh sebab itu selama mengikuti pendidikan saya berpesan supaya para siswa benar-benar bersemangat dan mantapkan jiwa kalian dengan tetap konsentrasi penuh dalam mengikuti setiap kegiatan. Lupakan sejenak masalah pribadi dan keluarga dan lainnya yang akan mengganggu pikiran para siswa.

Laksanakan pendidikan ini dengan berpedoman pada kurikulum serta prinsip-prinsip pendidikan dan latihan, dengan demikian pendidikan kursus Penangkis Serangan Udara ini dapat dilaksanakan dengan efektif dan efisien sehingga tercapainya sasaran serta tercipta zero accident. Saya ucapkan selamat ”bertugas” dan kepada para siswa saya sampaikan selamat ”belajar dan berlatih”. Tegas Danwing III Paskhas.

Pendidikan kursus PSU ini berlangsung selama 3 Bulan dengan diikuti sebanyak 54 siswa dari seluruh satuan jajaran Paskhas yang terdiri atas 15 Bintara dan 39 Tamtama.