Medan (23/12). Masjid Jundallah Wing III Paskhas adalah milik Umat, bukan milik prajurit Wing III Paskhas. Untuk itu bagi siapapun yang ingin melaksanakan ibadah di Masjid Jundallah ini dipersilahkan. Rabu (23/12). 



Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Wing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani, S.E., pada saat meresmikan Masjid "Jundallah" Wing III Paskhas yang didirikan di belakang Markas Wing III Paskhas, Rabu (23/12/2020).


Acara dimulai dengan kata sambutan oleh Danwing III Paskhas yang dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja dalam mensukseskan acara peresmian Masjid Jundallah  ini, dan berupaya semaksimal mungkin bergotong royong mengumpulkan dana untuk membangun masjid, sehingga pada akhirnya dapat melaksanakan peresmiannya.


Dengan dibangunnya Masjid ini, lanjut Danwing, mudah-mudahan akan dapat menambah dan mendorong semangat bagi anggota Paskhas dan warga  disekitar Masjid, untuk meningkatkan amal ibadahnya dan berupaya agar memakmurkan Masjid ini dengan cara mendirikan sholat berjamaah, mengadakan pengajian majelis taklim dan pengajian Al-qur’an.


Disamping itu, Masjid juga dapat dijadikan untuk pembinaan umat dan akhlak serta mental prajurit dengan melaksanakan berbagai aktivitas jamaah yang pantas dilakukan di Masjid, seperti kegiatan pendidikan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya",ucap Danwing III Paskhas



Lebih lanjut disampaikan Danwing, bahwa, untuk optimalisasi fungsi dan peran Masjid sebagai pusat pembinaan ummat, tidak mungkin dapat dikelola oleh satu atau sekelompok orang, tetapi harus melibatkan semua komponen ummat Islam  agar Masjid itu menjadi makmur karena semua pihak merasa memilikinya.


Danwing menjelaskan bahwa dalam hal ini, terdapat tiga pendekatan yang dapat dikembangkan dalam mengoptimalkan fungsi Masjid yaitu, pertama Masjid harus dijadikan sebagai lembaga organisasi yang mandiri/independen, berwibawa dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi jemaahnya dalam peningkatan kesejahteraan diri, keluarga dan masyarakat serta para prajurit Paskhas khususnya.


"Kemudian yang kedua, Masjid harus dijadikan sebagai pusat pembinaan ummat, yang seyogyanya dapat menempatkan diri sebagai pengayom dan tempat berlindung jama’ah nya dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, dengan komitmen menempatkan kepentingan jemaahnya di atas kepentingan individu, kelompok dan kekuasaan dengan dilandasi semangat persaudaraan",kata Danwing.


Selanjutnya yang ketiga, pengembangan fungsi Masjid yang dapat mengakomodir berbagai kepentingan jama’ah nya dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa.



Usai Danwing menyampaikan kata sambutannya,  acara dilanjutkan dengan tausiyah agama oleh ustadz Muhammad Iqbal Al Husna dan pemberian santunan kepada anak yatim Al-Wasliyah Gedung Johor serta acara hiburan, photo bersama dan pemberian penghargaan pada berbagai pihak yang telah membantu proses pembangunan mesjid serta pengguntingan pita dan peninjauan kedalam mesjid Jundallah.


Menanggapi hal ini, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Esron Sinaga memberikan apresiasinya kepada Danwing III Paskhas.


"Kita apresiasi Danwing III Paskhas beserta jajarannya karena sudah memberikan sumbangsih, pemikiran dan tenaga dalam rangka membentuk kepribadian dan akhlak prajurit, khususnya yang beragama muslim untuk lebih meningkatkan iman dan amal ibadah, semoga dengan diresmikannya mesjid Jundallah ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan seluruh prajurit Paskhas",ucap Pangkosek Hanudnas III Medan.


Turut hadir dalam acara Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Esron Sinaga, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb JH.Ginting dan para Kepala Dinas, Kolonel Pas Novla Mirsyah, para Asisten Kosekhanudnas III, Danyoko 469 PaskhasLetkol Pas Agus Yoga Permana, Ketua PIA Ardhya Garini Cab.4/G.IV Wing III Paskhas Ny. Nur Deni Ramdani, Ketua PIA Ardya Garini Ranting 03-4/G.IV Yonko 469 Paskhas Ny. Dwi Yoga serta para undangan lainnya.