Bandung, Pengorbanan dan pengabdiannya dalam melaksanakan tugas tidak dapat dinilai dalam bentuk apapun,  oleh karena itu, pemberian santunan kepada musibah terjadinya kecelakaan saat melaksanakan tugas kepada ahli waris istri dari Kopda Mamat Suryana hendaknya dilihat nilai sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan atas pengabdian dan dedikasinya selama dinas.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pusdiklat Paskhas Kolonel Psk Rolland DG. Waha dalam sambutannya pada acara pemberian santunan kepada Ny. Walijah isteri dari Alm. Kopda Mamat Suryana yang merupakan anggota Satdik Khsusus Pusdiklat Paskhas bertempat di ruang Briefing Pusdiklat Paskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Kamis (5/12).

Musibah tersebut membuat seluruh prajurit Pusdiklat Paskhas sangat berduka karena kehilangan prajurit terbaiknya saat melaksanakan tugas. Selama berdinas Almarhum merupakan profil prajurit yang memiliki semangat yang tinggi, disiplin dan berdedikasi serta loyal kepada satuan. Tambahnya.

Danpusdiklat Paskhas mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada ahli waris almarhum Kopda Mamat Suryana dan keluarga. Semoga arwah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa sesuai amal baktinya kepada keluarga, negara dan bangsa.   Kita yakini bahwa sampai meninggalnya almarhum telah berbuat yang terbaik dalam mendarma baktikan hidupnya khususnya pada organisasi Korpaskhas terlebih khusus lagi kepada Pusdiklat Paskhas.

Almarhum Kopda Mamat Suryana mengalami musibah pada tanggal 16 Agustus 2013 lalu ketika menjadi instruktur dan melaksanakan tugas melatih prajurit siswa yang kemudian mengalami musibah dan kecelakaan mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia.