Bandung (14/12). Wakil Komandan Pusdiklat Paskhas Letnan Kolonel Pas Sholihin, selaku Inspektur upacara menutup Kursus SAR Tempur Angkatan ke-31 dan Kursus Senjata Meriam Skyshield Angkatan Ke-1 Tahun Anggaran 2018, yang berlangsung di Lapangan Apel Pusdiklat Paskhas, Margahayu, Bandung, Jumat (14/12).

Dalam  upacara  tersebut  dilaksanakan penanggalan tanda siswa, penyematan brevet, penerimaan ijazah dan piagam siswa terbaik kepada  Lettu Pas Anthony Marpaung dari Batalyon Komando 464 Paskhas Malang dan Letda Pas Robyn Puji.R dari Detasemen Pertahanan Udara 471 Jakarta.

Kursus SAR Tempur dilaksanakan di Satuan Pendidikan Matra Pusdiklat Paskhas selama 3 bulan dan dinyatakan lulus sebanyak 31 personel sedangkan Kursus Senjata Meriam Skyshield  yang dilaksanakan di Satuan Pendidikan Pertahanan Udara Pusdiklat Paskhas selama 2 bulan dan dinyatakan lulus sebanyak 25 personel.

Komandan Pusdiklat Paskhas dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Komandan Pusdiklat Paskhas menyampaikan SAR Tempur adalah salah satu kemampuan tempur pasukan TNI, yang tidak dimiliki pasukan militer pada umumnya, memiliki misi untuk menyelamatkan dan memberikan pertolongan baik personel maupun materil bernilai taktis ataupun strategis yang hilang atau di khawatirkan jatuh di mandala operasi. Sedangkan, Senjata Meriam Skyshield adalah unsur dalam pertahanan udara jarak pendek yang dapat menghancurkan pesawat dan rudal dengan tingkat tembak seribu putaran per menit, dengan di lengkapi sistem pengendalian tembakan terdiri dari unit sensor dan pos komando. Senjata Meriam Skyshield juga, dapat menggunakan hingga dua rudal modul 8-cell yang sekaligus menjadi kekuatan inti dalam pertahanan udara Nasional serta mengatasi bentuk ancaman serangan musuh yang datang secara vertikal.