Bandung (18/3). Komandan korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y., S.E., M.Tr (Han)  Bertindak selaku Inspektur Pada upacara Bendera 17 an Bulan Maret  2019, Yang  dilaksanakan di lapangan Merah Mako Korpaskhas, Lanud Sulaiman, Margahayu Bandung.

Dalam sambutannya  Dankorpaskhas Menyampaikan “ Bahwa Fenomena tantangan tugas di masa depan akan semakin kompleks. Maka sangat diperlukan penataan di bidang organisasi, doktrin dan inovasi kultur kerja, sehingga mampu menghasilkan kinerja para prajurit lebih baik, dalam menuju suatu perubahan demi kepentingan organisasi. Berkaitan dengan hal tersebut, profesional, militan dan inovatif serta menjadi prajurit yang dicintai rakyat akan menjadi kunci utama keberhasilan dalam mengemban tugas kedepan.

Dalam waktu dekat ini  seluruh rakyat indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan umum presiden dan Legislatif tahun 2019. Masih adanya potensi kerawanan, yang memerlukan perhatian serius dari kita semua untuk diantisipasi sejak dini, agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata, yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan pemilu 2019.

Kedudukan TNI dalam hal ini adalah membantu pihak kepolisian apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat yang harus melibatkan prajurit paskhas.  Untuk itu, saya sebagai Dankorpaskhas memerintahkan kepada komandan satuan agar benar-benar menyiapkan personil dan materiil yang akan dilibatkan, sehingga pada saat dibutuhkan nanti, kita benar-benar siap membantu dan melaksanakan tugas tersebut.

Saya berharap komandan satuan juga dapat  menekankan kembali kepada seluruh prajuritnya untuk tetap menjaga netralitas TNI, jangan sampai ada prajurit terpengaruh maupun ikut serta  dalam kegiatan politik praktis selama berlangsungnya pemilihan umum tahun 2019.

Marilah kita tingkatkan kinerja kita semua dengan selalu mengedepankan tekad pengabdian demi kemajuan TNI  Angkatan Udara, yang selalu berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri.

Hadir pada kesempatan tersebut Wadan Korpaskhas Marsma TNI Taspin Hasan dan seluruh  pejabat, perwira Bintara, Tamtama , seluruh PNS dari Mako Korpaskhas, Pusdiklat Paskhas, Lanud Sulaiman, Depohar 40 dan Depohar 70.