Kupang. Latihan Korpaskhas dengan sandi ”Trisula Perkasa” Tahun 2013, dapat dijadikan tolak ukur keberhasilan pembinanan yang telah dilakukan selama kurun waktu sampai bulan juni tahun 2013 sekaligus sebagai bahan evaluasi bagi Korpaskhas dan satuan jajaran Paskhas dalam penyempurnaan program kerja dimasa datang.

Hal tersebut disampaikan Komandan Korpaskhas Marsekal Muda TNI Amarullah, yang dibacakan Wakil Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI MB Manurung dalam sambutan pada upacara penutuppan Latihan Korpaskhas dengan sandi ”Trisula Perkasa” Tahun 2013 yang dilaksanakan di Ran Way Pangkalan Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (06/29).

Menurut Dankorpaskhas, pemilihan wilayah Lanud El Tari, maupun Bandara Kupang, sekitarnya sebagai tempat latihan adalah sebagai suatu komitmen korpaskhas bahwa Lanud, Bandara dan air strip yang ada diwilayah NKRI memiliki nilai strategis sebagai centre of grafity dalam penyelenggaraan operasi udara.

Selain itu sasaran utama latihan tetap terpeliharanya kemampuan prajurit dalam melaksanakan tugas operasi serta pengenalan terhadap keanekaragaman lanud maupun bandara diseluruh wilayah negara kesatuan republik indonesia. Dalam menyongsong tugas-tugas yang akan dihadapi dimasa mendatang, prajurit Paskhas harus mampu secara terus menerus memelihara dan meningkatkan kesiapsiagaan satuan melalui daur pembinaan yang diperoleh dari sistem pola gelar latihan yang baik. Lanjut Dankorpaskhas.

Menurut Dankorpaskhas hakekat latihan ”Trisula Perkasa” tahun 2013 ini merupakan simulasi dari keadaan sebenarnya yang mungkin dapat dengan sungguh-sungguh terjadi, para prajurit Korpaskhas dituntut untuk lebih mampu menampilkan kualitas kemampuannya, baik dari segi profesionalisme maupun semangat pengabdian. Guna peningkatan kemampuan profesional harus ditopang dengan latihan terpola, bertingkat dan berlanjut yang dilandasi dengan disiplin serta semangat tinggi.

Dankorpaskhas berharap, kekurangan dan keterbatasan hendaknya dijadikan sebagai faktor pendorong guna meningkatkan kreasi dan inovasi dalam pendayagunaan segala fasilitas alat peralatan dan perlengkapan yang ada secara efektif dan efisien sehingga mampu mendukung suksesnya pelaksanaan tugas yang diemban.

Latihan kali ini melibatkan sekitar 750 personil yang terdiri dari pelaku dan pendukung serta melibatkan satu flight pesawat angkut C-130 Hercules dari Skuadron Udara 31 Jakarta dan Skuadron Udara 32 Malang.

Hadir pada kesempatan tersebut Pejabat Korpaskhas, Pejabat TNI/Polri dan pejabat pemerintah daerah dan pemuka masyarakat serta ketua adat setempat.