Berita

Posted on August 10, 2017

Survei Migrasi Malaria Kepada Prajurit Denhanud 474 Paskhas



Jogja (10/8). Prajurit Denhanud 474 Paskhas dipimpin Komandan Denhanud 474 Letkol Pas Fajar Ardi Kriswanto mendapatkan fasilitas survei Migrasi Malaria dari Dinas kesehatan Bantul di Ruang Garuda I RSPAU dr. S. Hardjolukito. Rabu (09/08).

Sehubungan hal tersebut guna mendukung Komitmen Global World Health Organization (WHO) dalam Eliminasi Malaria Indonesia 2030 dan mempertahankan Eliminasi Malaria Kab. Bantul yang dicapai pada 2014 perlu pelaksanaan surveilans malaria secara berkesinambungan. Sasaran kegiatan ini di fokuskan kepada prajurit yang penah tugas operasi di daerah endemic malaria khususnya Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan NTT dengan mengikuti pemeriksaan dengan menggunakan Rapid Diagnostic Test.

Pada kesempatan ini Wakil RSPAU, Kolonel dr. Boby Drastiawan spp menjelaskan bahwa dalam survei imigrasi malaria bertujuan mencari kemungkinan terjadinya malaria di Kab. Bantul. Pelaksanaan survei imigrasi malaria diutamakan  untuk anggota TNI karena  kebanyakan anggota pernah berdinas di tempat endemic malaria.

Mulai tahun ini Kab. Bantul mewaspadai tentang penyakit malaria, karena di daerah Yogyakarta tidak banyak yang mengerti tentang penyakit malaria. Ada tiga hal yang perlu di survei diantaranya parasit, nyamuk dan manusia. Pemeriksaan tidak akan berhenti saat ini, nantinya tiap Rumah Sakit akan mengadakan pemeriksaan tersendiri secara berkesinambungan untuk pemeriksaan rutin.




Prev : Pembinaan Generasi Calon Prajurit TNI AU di Yonko 463 Paskhas Next : Upacara HUT Korpaskhas Ke-70 Di Markas Yonko 469 Medan